Jakarta – Penyelenggaraan pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2018 kembali mendapatkan apresiasi positif dari para peserta pameran baik eksibitor, visitors, buyers, bahkan media internasional yang meliput kegiatan ini. Hal ini tidak lepas dari berbagai peningkatan di berbagai sisi yang dilakukan oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) selaku penyelenggara IFEX 2018.

Pengakuan atas baiknya penyelenggaraan IFEX 2018 salah satunya dilontarkan oleh Pusa Hack, VIP Buyer dari Rumania. Kunjungan pertama Pusa ke IFEX memberikan pengalaman yang cukup mengesankan. Ia telah mengunjungi nyaris seluruh booth yang ada di IFEX 2018.
“Di sini saya juga berhasil mendapatkan supplier untuk perusahaan saya. Saya berencana untuk hadir setiap tahun agar bisa semakin mengenal produk di sini berikut dengan prosesnya,” ungkap Pusa.

Sementara itu, Muhammad Haneef, buyer dari Dubai, menyatakan tahun ini adalah tahun kedua ia mengunjungi IFEX. Dari pameran ini, ia bisa mendapatkan berbagai update terbaru dari desain dan konsep furniture dan kerajinan di Indonesia. Partisipasi Haneef pada IFEX membuatnya menjadi lebih familiar dengan supplier lokal yang ikut meramaikan pameran tahun ini.

Penentuan waktu penyelenggaraan juga menjadi perhatian wartawan asing yang meliput IFEX seperti yang diungkap oleh media asal Jerman, Möbelmarkt. Majalah furniture asal Jerman ini butuh waktu untuk mendapatkan liputan yang sesuai dengan karakter pembaca mereka.
Möbelmarkt rutin meliput IFEX sejak digelar pertama kali pada 2014. Möbelmarkt adalah bagian dari International Alliance of Furnishing Publications (IAFP), yaitu wadah wartawan internasional yang meliput perkembangan industri furniture dan kerajinan dunia.

Pendidikan Bagi Generasi Muda
Selain dihadiri oleh para pelaku bisnis, IFEX 2018 juga ikut diramaikan dengan kehadiran para mahasiswa. HIMKI selaku penyelenggara pameran memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk ikut serta dalam membangun industri furniture dan kerajinan Indonesia.
Bahkan, salah satu peserta pameran tahun ini berasal dari Universitas Tarumanegara. Universitas Tarumanegara pada pameran IFEX kali ini menampilkan produk-produk dan desain karya dosen dan mahasiswa.

Vira, salah satu mahasiswa dari Universitas Tarumanegara menyatakan partisipasi pada IFEX memberikan insight menarik bagi mahasiswa, terutama berbagai proses terkait industri furniture dan kerajinan Indonesia.
“Selain menambah pengetahuan, kami jadi semakin tahu bagaimana konsep furniture yang baik agar bisa diterima diluar negri. Kedepan semoga ada kesempatan untuk kampus-kampus lain ikut meramaikan IFEX,” ujarnya.

Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Soenoto, menyatakan HIMKI memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi kalangan muda untuk ikut mengembangkan industri furniture dan kerajinan Indonesia.
“Semakin banyak kalangan muda yang terjun ke industri ini tentu akan semakin baik karena kami selalu membutuhkan ide-ide segar terkait desain dan inovasi. Justru kami mendorong agar mereka bisa menampilkan karya-karya mereka tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga ke pasar internasional,” jelas Soenoto. tribunnews.com