Dlm rangka penyusunan kajian program revitalisasi mesin industri pengolahan kayu dan furniture d Indonesia yg dilaksanakan pada hari ini Kamis, 19 Juli 2018 dimana dari HIMKI diwakili oleh Sekjen HIMKI Bpk. Abdul Sobur dan anggota Dewan Pembina HIMKI Bpk. Au Bintoro.

Acara yg dipimpin oleh Direktur IHHP Kemenperin Bpk. Edy Sutopo ini dihadiri pula oleh staf Kemenperin, Ketua ISWA Ibu Suwarni, Bpk. Prof. Dede Hermawan dan Bpk Prof. Sudarsono Soedomo (Konsultan IPB) dll.

Pada pertemuan teesebut Sekjen Kemenoerun Bpk. Dr. Haris Munandar meminta masukan kepada HIMKI dan konsultan dari IPB utk mengkaji dan mendalami dampak atas rencana dan pengalaman dari negara-negara lain yg sdh lebih maju pertumbuhan ekspornya.

Di lain pihak aspek payung hukum yg paling sesuai juga dikaji secara mendalam dg melibatkan Kemeterian teerkait yaitu kementerian keuangan dan BPK agar program yg dirancang sesuai dg peraturan perundang undangan yg ada serta sesuai juga UU Industri.

Apabila kedua hal di atas telah dulaksanakan sehingga memenuhi aspek kelayakan maka peigram restrukturisasi mesin industri mebel dan pebgolhan kayu dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 sebesar Rp. 6,4 Miliar yg sdh disetujui oleh Bappenas dan atau anggaran tahun depan apabila pada tahun ini payung hukumnya belum mendukung. ~maulana s jaelani